Apa Yang dibutuhkan Untuk Bertanam Hidroponik ?

unsur hara yang dibutuhkan hidroponik

Bertanam Menggunakan sistem Hidroponik perlu kebutuhan yang harus dipersiapkan untuk dapat membantu proses keberhasilan dalam bertanam.

unsur hara hidroponik

Karena dengan sistem hidroponik ini pola tanam yang tidak menggunakan tanah,maka ada kebutuhan yang mesti disiapkan supaya penerapan tanam hidroponik bisa berhasil.

Ada beberapa unsur terpenting dalam penerapan pola tanam hidroponik yang harus anda ketahui,dan unsur unsur tersebut adalah seperti dalam penjelasan berikut ini ;

  1. Unsur Hara

Pemberian unsur hara dalam tanaman adalah suatu kunci utama keberhasilan bertanam secara hidroponik.Perkembangan tanaman hidroponik akan dipengaruhi oleh pemberian unsur hara yang dilakukan secara rutin dan teratur.

Unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman yaitu pada pH5,5 – 7,5 dan paling ideal ada di pH 6.5

Kebutuhan akan unsur hara setiap tanaman tidaklah sama,masih tergantung jenis tanaman dan tingkat pertumbuhan tanaman tersebut.

Umumnya,dalam sistem tanam hidroponik unsur hara yang sering dipergunakan adalah unsur hara makro.Karena hidroponik membutuhkan unsur hara dalam jumlah besar dengan memiliki tingkat konsentrasi larutan yang cukup tinggi.

Untuk membuat unsur hara secara sederhana,bisa dengan cara melarutkan pupuk yang memiliki nutrisi kedalam air.Berbagai jenis garam pupuk dapat dipergunakan sebagai unsur hara hidroponik.

2. Media Tanam

Jenis Mmedia tanam yang diperguanakan dalam sistem hidroponik sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan proses perkembangan suatu tanaman.

media tanam hidroponik

Media tanam yang bagus,memiliki dan mampu membuat kecukupan unsur hara secara maksimal,kelembapan air yang baik serta drainase yang baik pula.Jadi,media tanam tersebut harus dapat menyediakan air.zat hara,oksigen serta tidak mengandung zat beracun.

Media tanam yang sering dipergunakan dalam sistem hidroponik adalah Rockwool,Perlit,Sabut Kelapa,vermikulit,pasir,kerikil,pecahan batu bata,arang sekam,spons dan yang lainnya.

Dari beberapa media tanam diatas,masing masing bisa mempengaruhi sifat lingkungan dari media tersebut karena tingkat suhu,aerasi dan kelembapan tiap media tanam berbeda beda.

3. Oksigen

Kebutuhan oksigen dalam bertanam sistem hidroponik sangat penting.Rendahnya asupan oksigen bisa menyebabkan terjadinya permeabilitas. membran sel yang menurun,sehingga dinding sel semakin mudah untuk ditembus.

Akibatnya,tanaman akan kekurangan air.Hal tersebut menjelaskan mengapa tanaman bisa layu pada kondisi tanah yang tergenang air.

Besar kecil nya jumlah oksigen pada pori pori media tanam,dapat mempengaruhi perkembangan rambut akar pada tanaman.

Pemberian oksigen ini dapat dilakukan dengan berbagai cara,seperti memberi gelembung gelembung udara pada larutan,penggantian larutan hara secara berulang dan memberikan lubang ventilasi pada tempat penamaan untuk kulutr agregat serta mencuci atau mengabuti akar yang terekspos.

4. Air

Kualitas air yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman yang ditanam menggunakan sistem hidroponik harus memiliki salinitas yang sesuai.Yaitu tidak melebihi 2500 ppm.

Selain itu,air air yang bagus untuk bertanam hidroponik tidak boleh mengandung logam berat dalam jumlah besar.Karena bisa meracuni tanaman.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp